PLESIR


Kelengkapan dari Trilogi kecil karya beliau..
Visualisasi dari keharmonisan suami-istri setelah Manten
Penggambaran naik kuda dijaman dahulu untuk menunjukan aktifitas masa kini bahwa wisata atau bepergian berdua merupakan bagian yang diinginkan pasangan yang bahagia.

KLANGENAN


Sebuah gambaran dari seorang laki2 yang menginginkan yang terbaik yang dia miliki, namun walau telah memiliki yang terbaik tetap saja dia menginginkan yang lain, yaitu wanita!.
Ilustrasi gaya Jawa tempo doeloe untuk menunjukkan gaya hidup di masa sekarang. Sebuah sindiran, kritik atau sebuah pengalaman??

MANTEN


Karya beliau, Manten.
Ini sebuah gambaran sederhana dari pasangan suami istri, yg dlm budaya Jawa terdapat patung yg bernama "Loro Blonyo". Manten adalah sebuah gambaran kehidupan yang indah bagi sang pelukis. Kental dg coretan Dekoratifnya, yg merupakan ciri khas lukisan beliau..

Awakening Art Maestro

Sukamto Dwi Susanto was born in Godean, a tiny village near Yogyakarta, in 1952. Godean appears isolated from the surrounding, increasingly modern civilization. Here old Javanese traditions rule, and mysticism inspires vivid imaginations, such as Sukamto’s. Even years of study at Yogyakarta’s Art Academy (ASRI) could not disconnect the artist from his magical village roots.

Sukamto is best known for works in pastels. More recently, he employs Western painting techniques on canvas, such as oil; however, all his works are reminiscent of the traditional Javanese glass paintings.

Bangktinya Sang Maestro

Soekamto Dwi Susanto
(Lahir : Sleman, 27 Agustus 1952)
Aktivitas pameran yang pernah diikuti Sukamto antara lain: - Tahun 1984 di Brisbane Australia Selected One-Man Exhibitions. - Pameran Bersama Seniman Negara-negara ASEAN. - Pameran Tunggal di Duta Fine Art Gallery Jakarta. - The Folk Art of Java Joseph Fischer Oxford University Press. - Jakarta International Fine Arts Exhibitions 1994. - Yayasan Seni Rupa Indonesia and Bradbury International. - 86 Seoul Contemporary Asian Art Show South Korea 1986. - 2nd Asian Art Show Fukuoka Japan 1985. - Jejak Seni Tradisional Dalam Ungkapan Seni Rupa, di Taman Budaya Yogyakarta (Desember 2002). - Arts for Friendship and Solidarity Crown Plaza Jakarta (28 January - 1 Februari 2005). - Menerima penghargaan dari Raja Kasultananan Ngayogyakarta Hadiningrat, Ngarso Dalem Sri Sultan HB IX. - Piala penghargaan Yogya Kota Budaya dan sebagai pelukis aliran dekoratif Jawa (gaya Yogyakarta) di TMII Jakarta.